BiayaKonstruksi Baja Rumah 2 Lantai. Silahkan hubungi kami melalui kontak yang telah kami sediakan untuk kebutuhan Bangunan Anda di nomor 0812-5296-4473. selain itu kami juga mengerjakan pekerjaan seperti Konstruksi Lapangan Futsal, Kandang Ayam, Baja Berat/Ringan, ACP, Gazebo, Sipil, Eksterior maupun Interior, kami senantiasa akan memberikan
Denganmemakai jasa Kami, maka Anda akan memiliki efektifitas yang baik serta efisiensi biaya yang lebih hemat dibanding menggunakan jasa lain. Berikut ini Kami berikan Anda penawaran borong jasa konstruksi Baja dari Kami untuk Anda yang berada di Bogor dan Terdekat dengan Kami. Daftar Harga Jasa Konstruksi Baja WF di Bogor Per Meter 2022
DesainKonstruksi Baja Gedung 1. Portal Frame Pengertian. Konstruksi yang populer pada 1960-an ini adalah sistem struktur portal kaku yang berbentuk segitiga pelana pada satu bidang tunggal. Adapun elemen-elemen struktur yang mendukung beban kerja di antaranya adalah rafter, kolom, base-plate, stiffener, dan haunch.
Ereksibaja pada dasarnya terdiri dari empat tugas utama: Menetapkan bahwa fondasi sesuai dan aman untuk ereksi dimulai. Mengangkat dan menempatkan komponen ke posisinya, umumnya menggunakan crane tetapi terkadang dengan jacking. Untuk mengamankan komponen pada tempatnya, sambungan berbaut akan dibuat, tetapi belum sepenuhnya
kerjasama konstruksi baja Selasa, 07 Januari 2014. Cara membaca tabel berat besi baja WF ( Wide Flange) diatas adalah : Sebagai Contoh : WF 100x50x5x7mm-12 Mβ 112 kg 9.333. Artinya dimensi besi WF tersebut adalah : Panjang
PEKERJAKONSTRUKSI BAJA METODE QUICK EXPOSURE CHECK (Studi di PT Bangun Karya Perkasa Jaya) ALIYAH UNIVERSITAS AIRLANGGA FAKULTAS VOKASI PROGRAM PENDIDIKAN DIPLOMA 3 PROGRAM STUDI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SURABAYA 2020. IR β PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA Pada tugas akhir ini dijabarkan mengenai cara
PT Konstruksi Baja Cikande sedang membutuhkan kandidat untuk posisi berikut : Operator Fitter 1 β Fabrikasi. Syarat Kualifikasi : Pria, Maksimal Usia : 27 tahun dan Pendidikan Min : SMK; Diutamakan tidak Perokok; Diutamakan domisili di Serang; Pengalaman minimal 2 tahun di posisi Operator Fitter 1.
HUBUNGIKAMI β WA 0813 2744 6997 Biaya Membangun Rumah Ukuran 10x10 Kalibawang, Kulon Progo 55672 HUBUNGI KAMI β WA 0813 2744 6997 Biaya Membangun Rumah Ukuran 10x10 Kalibawang, Kulon Progo 55672 ~ β WA 0813 2744 6997 Membangun Rumah Dengan Konstruksi Baja Semanu, Gunung Kidul 55893 β WA 0813 2744 6997 Upah Kerja Renovasi
kHpS. Struktur baja dapat berdiri kokoh karena menerapkan sambungan baut. Oleh karena itu pada saat pemasangan baut struktur baja, harus anda lakukan dengan benar. Mungkin sebagian orang berpendapat pekerjaan ini mudah. Karena tidak memahami resikonya, jika baut mur tidak terpasang dengan sempurna. Atau karena tidak menyadari selain faktor teknis. Ada pula faktor non teknis yang harus kita hadapi, ketika melaksanakan pekerjaan ini. Memasang baut struktur baja harus oleh tukang yang berpengalaman. Dan telah terbiasa bekerja pada ketinggian, mengangkat beban berat dan bekerja sesuai metode. Karena lingkup pekerjaan ini, tidaklah sekedar memasukkan baut pada material baja yang berlubang. Kemudian mengencangkan baut dengan sebuah kunci, lalu selesai. Sama sekali tidak. Melainkan harus berdasarkan langkah-langkah kerja yang matang. Misalnya mulai dari persiapan alat-alat, antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan kerja, maupun tata cara memasang baut mur. Demikian juga memiliki solusi, yang mana bila pekerjaan mengalami kendala. Jenis alat yang tepat guna memasang mur baut Saat ini banyak jenis kunci yang berfungsi untuk mengencangkan baut mur. Tetapi tidak semua alat-alat tersebut dapat kita gunakan untuk pekerjaan baja. Oleh karena itu jenis-jenis kunci, yang tepat untuk pemasangan baut struktur baja adalah 1].Kunci pas open end spanner, 2].Kunci ring box spanner, 3].Kunci ring pas/kombinasi combination spanner, 4].Kunci soket socket spanner, 5].Kunci momen atau torsi torque wrench. ukuran kunci memasang baut konstruksi baja Bicara tentang ukuran sangat erat hubungannya dengan satuan. Seperti kita ketahui satuan ukuran kunci maupun baut, sebenarnya ada 2, yaitu metrik dan inci. Tetapi implementasinya pada pelaksanaan pemasangan baut, ukuran kunci yang umum dipergunakan adalah bersatuan metrik milimeter. Sementara satuan ukuran baut mur adalah inci. Oleh sebab fakta inilah kami sebut sebelumnya, bahwa tukang harus yang berpengalaman. Mengenai jenis kunci telah jelas, hanya 5 macam. Lalu bagaimana tentang ukuran kunci?, apakah semua ukuran dapat kita pergunakan?. Tentu tidak. Sebab ada banyak ragam ukuran kunci, yaitu mulai dari 8 sampai 80 milimeter. Padahal yang kita perlukan saat pemasangan baut konstruksi baja hanya kunci berukuran 19-36 milimeter saja. Mengapa?. Alasannya adalah karena baut-baut struktur baja Indonesia, umumnya menggunakan diameter M12 sampai M24. Atau kalau dalam satuan inci, Γ1/2β hingga Γ1β. Penting anda ketahui, ketentuan tentang ukuran kunci berlaku untuk semua jenis. Hanya yang berbeda adalah bentuk kunci. Kita ambil satu contoh, kunci pas dengan ukuran 19. Kunci ini berguna untuk mengencangkan baut M12. Oleh karena untuk 4 jenis kunci lainnya bila ukurannya 19, maka juga berfungsi untuk baut M12. Adapun cara penggunaan ukuran kunci-kunci tersebut adalah Ukuran kunci 36 berguna untuk pemasangan baut M24 atau Γ1β Kunci 34 untuk mengencangkan baut M22 atau Γ7/8β Kunci 30 untuk baut M20 atau Γ3/4β Ukuran 24 adalah untuk baut M16 atau Γ5/8β Dan kunci 19 untuk baut M12 atau Γ1/2β kunci layak pakai untuk pemasangan baut Setiap alat tentu memiliki masa pakai yang terbatas, termasuk kunci. Dalam jangka waktu tertentu lubang pengeras baut akan aus. Dan pada kondisi aus berarti kunci tidak layak pakai lagi. Oleh karena itu, bila masih kita pergunakan kunci tidak berfungsi dengan baik. Nah, guna menghindari mal fungsi pada alat. Sangat penting anda ketahui tanda-tanda kunci yang layak pakai untuk pemasangan baut. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut Gagang maupun lubang pengunci tidak berkarat, bengkok atau retak. Ukuran kunci presisi. Yakni memiliki toleransi 0,05 sampai 0,1 milimeter. Khusus kunci ring, kunci pas atau kunci kombinasi, kedua ujungnya masih berfungsi dengan baik. Untuk kunci momen, indikator kekencangan baut masih berfungsi. Umumnya untuk pemasangan baut rangka baja dengan kunci momen. Jenis harus anda pakai adalah jenis klik. Dengan kunci momen jenis klik, bila kekerasan baut telah mencapai batas maksimal. Maka kunci momen ini akan mengeluarkan suara klik. Berbeda dengan dua jenis kunci momen lainnya, yaitu jenis dial digital dan jenis jarum. Penilaian tentang kunci yang baik untuk memasang baut, tidak kita nilai dari harga atau merek. Oleh sebab ketentuan standar mutu kunci telah jelas. Yaitu oleh JIS Japan Industrial Standard, ANSI American National Standard Institute, dan DIN Deutsches Institut fΓΌr Normung, dari negeri Belanda. Jadi ketika anda membeli kunci, tanyakan kepada penjaga toko. Apakah kunci tersebut telah sesuai dengan salah satu standar tersebut. Atau jika kunci yang anda beli bermerek, maka produsen akan mencantumkan keterangan standar kualitas. pelindung diri memasang baut Sabuk keselamatan safty belt merupakan Alat Pelindung Diri APD paling utama. Oleh karena itu saat memasang baut konstruksi baja, para tukang selalu memakai APD ini. Kegunaan alat ini adalah guna melindungi mereka yang bekerja pada ketinggian. Dan seperti kita ketahui, pemasangan baut struktur selalu bersamaan dengan perakitan rangka baja erection. Yang mana dominan bekerja pada ketinggian, sehingga dengan memakai alat ini tukang tidak akan jatuh. Selain sabuk keselamatan, berikut ini adalah jenis APD memasang baut ada rangka baja Helm proyek berwarna kuning, Seragam kerja lengkap dengan baju rompi, Sepatu kerja berbahan kulit, Kaca mata pelindung debu maupun radiasi matahari, Masih terkait dengan alat kerja pemasangan baut. Ternyata ada beberapa perlengkapan tambahan yang penting untuk menunjang pekerjaan ini. Antara lain palu kecil dan drip. Drip ini sangat mirip dengan drip penitik yang berguna membuat titik baut. Tetapi yang berbeda hanya panjangnya. Kalau drip penitik Β±10 centi meter, namun drip untuk pemasangan baut ini bisa mencapai 30 centi meter. Tetapi bahan dan bentuk 2 jenis drip ini adalah sama. Dalam gambar ini tukang sedang melaksanakan pemasangan baut pada balok baja. Silahkan anda perhatikan, apakah ada yang salah dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut?. Jawabnya ada. Yaitu para pekerja tidak menggunakan APD proyek. Lalu kaitannya dengan proses pemasangan baut adalah tanpa menggunakan APD lengkap, tukang tidak dapat mengencangkan baut secara maksimal. Oleh karena resiko terjatuh. Dan akhirnya baut mur tidak terpasang dengan benar dan kuat. Masih terkait dengan gambar, anda lihat ada 2 tukang berada pada balok baja. Oleh karena balok baja berukuran besar, dan baut-bautnya juga berdiameter besar. Maka pemasangan baut balok seperti ini memang harus 2 orang. Dan langkah-langkah pelaksanaan yang benar, seperti berikut Pastikan ukuran kunci maupun baut mur telah benar. Masukkan drip pada lubang baut kolom baja. Kemudian sorong drip tersebut, hingga masuk ke lubang baut balok. Masukkan baut satu persatu dan secara perlahan. Sehingga tidak merusak ulir baut. Pastikan seluruh kepala baut pada sisi yang sama. Segera pasang mur pada masing-masing baut. Lakukan pengencangan baut mur, dengan cara mulai dari baut yang tepi. Seorang tukang menahan mur dengan kunci kombinasi. Tukang yang lainnya mengencangkan kepala baut dengan kunci momen. Setelah terdengar suara klik kunci momen, segera hentikan pengencangan kepala baut. Lakukan langkah 8 sampai 10, untuk setiap proses pengencangan baut mur. Dan mulai langkah 1 hingga 10, guna memasang baut balok lainnya. Indikasi baut mur tidak terpasang dengan baik Walau pemasangan baut struktur baja telah mengikuti metode kerja. Masih saja ada kemungkinan beberapa baut mur tidak terpasang dengan benar. Seperti pada gambar berikut, silahkan anda perhatikan. Sebab itu sebelum anda melakukan perbaikan. Penting anda ketahui lebih dulu tanda-tandanya, yaitu a. Terjadi celah pada sambungan baut struktur Celah antar komponen struktur baja terjadi karena baut mur kurang rapat. Jadi boleh kita sebut penyebabnya adalah faktor non teknis. Sebab kesalahannya terletak pada pelaksanaan saja. Tetapi mengakibatkan konstruksi menjadi tidak kokoh. penting kita ketahui pula, sebenarnya rongga seperti ini tidak perlu terjadi. Apabila pengencangan mur baut terlaksana secara maksimal. Jadi untuk mengatasi baut yang belum rapat, caranya seperti berikut Lakukan pengencangan ulang pada baut yang telah terpasang, satu demi satu. Pengencangan baut harus secara perlahan, serta dengan kekuatan yang merata, Lalu beri tanda pada baut yang telah kencang dengan memakai spidol. b. Lubang tidak terpasang dengan baut Dapat kita pastikan bila masih ada baut yang tidak terisi, adalah karena lubang baut tidak presisi. Yang mana salah satu lubang baut pada komponen bergeser. Oleh sebab itu ketika baut kita masukkan, tidak dapat menembus kedua komponen. Jadi boleh kita simpulkan kesalahan ini terjadi karena faktor teknis. Dan sebenarnya dapat kita antisipasi, bila pembuatan lubang baut terlaksana dengan benar. Cara mengatasi lubang baut tidak presisi Ketika salah satu baut tidak terpasang, oleh sebab lubang yang tidak presisi. Maka solusi satu-satunya, lubang baut harus anda perbaiki. Sepintas memang terkesan tidak profesional, karena posisi struktur baja telah berdiri. Tetapi mengingat sistem sambungan baja telah menetapkan baut mur, maka anda haru pastikan alat sambungnya terpasang seluruhnya. Memperbaiki lubang yang tidak presisi harus dengan pengeboran ulang. Anda tidak boleh menggunakan alat potong blender cutting torch. Sebab bila dengan alat ini maka kekuatan struktur baja akan berkurang. Oleh sebab terjadinya panas nyala api dengan temperatur yang tinggi. Jadi satu-satunya alat yang boleh anda gunakan adalah bor tangan. Adapun teknis pelaksanaannya adalah dengan cara berikut Persiapkan sebuah bor tangan. Lengkap dengan sambungan kabel listrik yang cukup. Pastikan diameter mata bor telah sesuai untuk ukuran baut. Pasang perancah, yaitu sebagai tempat anda melakukan pengeboran. Lakukan pengeboran pada lubang yang bergeser. Dan pastikan apakah telah telah presisi. Terakhir, pasanglah baut mur. [Penutup] Agar pemasangan baut terjamin berkualitas Adalah tugas pengawas proyek untuk memastikan bahwa semua baut telah terpasang rapat. Sebab menentukan apakah mur baut telah kencang atau belum, seharusnya menjadi wewenang pengawas. Memang dengan alat kunci momen tukang dengan mudah mengetahui bahwa baut telah kencang. Namun tidak berarti pengawas tidak pelu melakukan kontrol. Tetapi dengan adanya pengawasan yang ketat, maka mutu pemasangan baut lebih terjamin. Selain dari segi pengawasan, agar pemasangan mur baut berkualitas. Yaitu mengantisipasi pengeboran ulang pada struktur baja yang sudah berdiri. Sehingga penanggulangan mengenai lubang yang tidak presisi, dapat terlaksana dengan baik dan profesional. Oleh sebab itu pada saat ada indikasi baut tidak bisa kita pasang, maka komponen struktur segera kita turunkan. Dengan demikian pelaksanaan pengeboran ulang dapat kita lakukan dibawah. Demikian penjelasan kami mengenai pemasangan mur baut struktur baja. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan anda. Sehingga kedepan kejadian seperti pada gambar terlampir, tidak terulang kembali.
Perhitungan pada perencanaan bangunan dengan konstruksi baja harus dilakukan dengan presisi yang tinggi, dan harus menghindari perkiraan. Pembuatannya sendiri telah mengutamakan presisi yang tinggi sehingga, saat penghitungan tingkat kebutuhan baja juga harus tepat. Di sisi lain, presisi hitungan akan mempermudah mengetahui budget yang harus disiapkan. Perhitungan penggunaan struktur baja mencakup banyak hal, salah satunya adalah menentukan besar dan ukuran baja. Karena mencakup banyak kompleks, tidak mungkin perhitungan ini dilakukan oleh orang awam. Namun, untuk sekedar pengetahuan dasar, berikut ini akan dibahas secara garis besar cara perhitungan konstruksi baja. Jenis Baja Jenis baja yang digunakan akan sangat mempengaruhi cara sistem tersebut dirancang. Mungkin WF Wide Flange atau H-Beam tidak digunakan dalam konstruksi bangunan, melainkan menggunakan tabung baja tube yang memiliki sambungan ball joint. Dan masih ada jenis baja lain yang menjadi opsi. Untuk menentukan struktur baja yang akan digunakan, prediksi tidak boleh digunakan. Bila hanya menggunakan dasar prediksi, konstruksi bangunan bisa fatal, karena struktur baja mencakup banyak hal seperti beban kerja, fondasi, jarak antar kolom, jenis sambungan las/baut, jenis mutu baja, posisi struktur, metode kerja, jenis kuda-kuda, jenis plat lantai kayu/beton/precast hingga posisi dukungan kuda-kuda, dan masih banyak aspek lainnya. Langkah Garis Besar Perhitungan Konstruksi Baja Secara umum, proses perhitungan diawali dengan menentukan posisi kolom dan balok. Kemudian, jenis struktur juga harus ditentukan, dari balok, kolom, plat lantai, jenis atap dan kuda-kuda. Langkah selanjutnya, tentukan beban yang bekerja pada konstruksi termasuk, beban mati, angin, hidup dan gemap. Bila bangunan tersebut rendah, maka kita bisa mengabaikan beban gempa. Selanjutnya adalah menghitung mekanika struktur. Pada perhitungan ini akan diperoleh gaya, gaya geser, momen, gaya aksial dan semua hal yang dibutuhkan untuk merancang struktur baja. Langkah selanjutnya adalah menentukan beton struktur atau ukuran baja. Tentukan juga rencana sambungan las dan baut. Jarak baut, jumlah baut dan ketebalan plat sambung akan sangat menentukan konstruksi perhitungan baja. Masih ada langkah-langkah lain yang sangat detail. Dengan perkembangan teknologi komputer, sekarang perhitungan konstruksi baja tidak harus dilakukan secara manual. Telah ditemukan software khusus untuk mendesain kerangka baja, yaitu Meskipun telah ada software yang memudahkan kita menghitung, pengetahuan dasar tentang teknik sipil khususnya baja harus dikuasai. Dalam perhitungan, tabel spesifikasi baja yang tersedia di pasar Indonesia juga sangat dibutuhkan. Mengingat prosesnya yang sangat detail dan presisi, perhitungan rangka baja tidak bisa dilakukan secara kasar. Harus ada hitung-hitungan yang detail. Untuk mengantisipasi kesalahan, menyewa kontraktor merupakan solusi yang terbaik. Kontraktor akan menghitungkan secara benar dan akurat tentang kebutuhan dan kerangka baja yang akan dibangun. Mereka memiliki tenaga yang ahli dibidangnya, sehingga perhitungan konstruksi baja bisa dilakukan secara akurat dan presisi.
Fabrikasi baja adalah rangkaian pekerjaan beberapa komponen bahan baja, yang melalui proses dari bahan setengah jadi menjadi barang jadi. Dan selanjutnya kirim ke lokasi proyek untuk digunakan sebagai struktur konstruksi. Sedangkan pengertian metode kerja fabrikasi baja, adalah sesuatu perbuatan yang teratur melakukan secara bertahap untuk mengerjakan beberapa komponen bahan baja. Agar baja dapat kita gunakan untuk keperluan konstruksi bangunan terlebih dahulu melalui proses fabrikasi. Metode kerja fabrikasi baja yang benar harus kita laksanakan dengan tahap-tahap seperti berikut Tahap I Persiapan sebelum pelaksanaan fabrikasi Agar rangkaian proses pelaksanaan fabrikasi baja berjalan lancar dan berkualitas, perlu kita lakukan beberapa persiapan pada hal-hal seperti berikut ini Workshop memastikan lokasi pelaksanaan fabrikasi adalah workshop bukan pada area yang tebuka. Workshop yang respresentatif untuk kerja baja adalah terhindar dari hujan dan panas. Serta memiliki luas yang cukup untuk melaksanakan fabrikasi drawing memastikan shop drawing telah lengkap dan telah melalui approval oleh pihak-pihak berkompeten, misalnya Engineer, Konsultan pengawas dan memastikan semua Jenis Alat Fabrikasi Baja Konstruksi telah lengkap dan dalam kondisi memastikan semua bahan yang akan kita gunakan sudah tersedia dan semua dalam kondisi baru, bukan sisa atau bahan bekas. Tahap II Rangkaian metode kerja fabrikasi baja 1. Pelaksanaan pembersihan clearing Membersihakan permukaan bahan dari kotoran yang menempel misalnya debu, air, minyak, gumpalan logam kasar dan sebagainya. Pembersihan juga harus kita lakukan pada lokasi/area kerja akan kita laksanakan fabrikasi, antra lain Lantai kerja terbebas dari bekas-bekas bahan atau Mill scale pekerjaan sebelumnya, tidak bedebu dan lembab,Pada area kerja tidak bercampur dengan bahan dan alat dari proyek yang lainPeralatan tertata rapi 2. Penandaan marking Penandaan artinya memberi kode pada bahan yang akan kita kerjaan, sesuai kode yang tertera pada shop drawing. Langkah pemberian kode bahan sebagai berikut Mengukur bahan sesuai ukuran yang telah adadalam shop drawing dan memberi garis dengan kapur besi atau spidol warna putih,Memastikan sisa bahan yang kita ukur tersebut dapat kembali kita pergunakan untuk bahan tidak terbuang,Memberi kode/tanda pada bahan dengan cat besi 3. Pengendalian controlling Sebelum menuju proses selanjutnya, pengendalian kita lakukan oleh pengawas/engineer fabrikasi untuk memastikan Lokasi kerja telah benar-benar bersih,Pengukuran pada bahan sudah tepat,Kode pada bahan sudah benar,Sisa bahan bisa kita pergunakan untuk bahanlain. 4. Memotong cutting Pemotongan bahan kita lakukan dengan mempertimbangan kemungkinan terjadinya kontraksi/deformasi pada bahan yang akan kita potong. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada bahan tersebut, kita lakukan dengan cara berikut Garis batas pemotongan bahan telihat dengan jelas,Posisi permukaan bahan tegak lurus terhadap mesin/alat potong, tidak puntir atau miringBekas irisan benar-benar lurus, rata atau tidak kasar 5. Membuat lobang drilling Lobang yang dibuat pada bahan berguna untuk sambungan dengan mur baut. Sehingga untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada sambungan mur baut, dipengaruhi oleh diamter lobang yang tersedia pada bahan serta jarak lobang apakah sudah sesuai dengan shop drawing. Beberapa langkah kerja membuat lobang pada bahan Lakukan pengukuran ulang pada bahan yang sudah tersedia, sekaligus memberi tanda dimana posisi akan dibuat lobang, serta berapa ukuran/diameter lobangKetentuan diamter lobang yang akan dibuat adalah Λ0,5-1 mm diameter bautKetentuan membuat lobang pada bahan yang ketebalannya β€3 mm dapat dilakukan dengan mesin/alat Punch,sementara tebal β₯3 harus menggunakan alat bor 6. Perakitan assembling Perakitan bahan guna memperoleh bentuk yang sesuai dengan shop drawing, yaitu menggabungkan bahan dengan Komponen Struktur Rangka Baja Profil lainnya. Misalnya memasang Clead plate pada balok profil IWF, memasang Gusset plate pada rangka batang siku dan seterusnya. Jika bahan yang dirakit tidak sesuai dengan shop drawing, kemungkinan kesalahan terjaddi mulai dari Marking, Cutting dan mengantisipasi agar kejadian seperti ini tidak terjadi, peran pengawas/engineering saat fabrikasi sangat penting. 7. Metode pegelasan welding Untuk medapatkan hasil las yang baik dan maksimal perlu menerapkan teknik pengelasan yang benar. Dan beberapa syarat yang perlu diperhatikan diantaranya permukaan bahan harus benar-benar bersih, menyesuaikan jenis dan tebal las dengan bahan yang akan dilas, posisi bahan yang akan dilas apakah miring atau dapat berobah. Jika bahan yang akan dilas tidak stabil maka perlu dibuat Jig, yang berfungsi membatu tukang memegang/menjepit bahan selama proses pengelasan dilaksanakan. Pengelasan bahan dilakukan dengan langkah-langkah sebagi berikut Langkah I melakukan Tack weld, yaitu membuat titik-titik las pada bahan. Tack weld dilakukan bersamaan dengaan II jika semua Tack weld telah dilakukan dengan benar pada bahan, maka selanjutnya dapat dilakukan pengelaan full weldingLangkah III membersihkan kerak atau bekas las Gambar detail sambungan las Pengelasan8. Pemeriksaan awal first checking Pemeriksaan awal pada bahan yang telah melalui rangkaian proses fabrikasi, dilakukan oleh pengawas/engineer bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas pekerjaan. Pemerikasaan ini harus berpedoman pada shop drawing, antara lain mengenai Ukuran dan jumlah bahan yang di fabrikasi,Diameter, jarak dan jumlah lobang pada bahan,Mutu las Tahap III Metode kerja finishing baja Finishing kita lakukan setelah tahap II selesai, dan telah mendapat persetujuan dari pengawas/engineer untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Tahap ini kiita lakukan dengan mempertimbangkan hal-hal dibawah ini Area untuk pekerjaan finishing berbeda dengan area proses fabrikasi, maka perlu memindahkan bahan ke area khusus melaksanakan finishing,Semua bahan yang telah melalalui rangkaian proses fabrikasi harus segera kita cat,Memisahkan bahan sesuai kode pada masing-masing bahan, 1. Pelaksanaan pengecatan painting Proses pengecatan permukaan besi segera kita lakukan untuk menghidari korosi, sebab korosi pada besi dapat terjadi karena udara yang lembab, berdebu serta akibat adanya bekas las pada bahan. Spesifikasi cat besi yang kita butuhkan pada baja ada beberapa macam, antara lain Lapisan Base coating dan cat finishing top coating saja atau,Terdiri dari Sand blasting, Base coting, dan Top coating. Sementara proses pengecatan dapat kita lakukan dengan 3 jenis yaitu spary, rol dan kuas. Karena masing-masing pekerjaan memiliki spesifikasi dan proses pengecatan yang beragam, maka teknis pelaksanaan cat selalu mengacu pada shop drawing. Serta dibawah pengawasan oleh seorang pengawas/engineer yang khusus mengani pekerjaan finishing cat. 2. Pemeriksaan akhir final checking Pemerikasaan akhir pada bahan kita lakukan oleh seorang Quality Control QC, yang bertugas untuk melakukan Cros check jumlah dan kode bahan, dan juga melaksanakan kontrol pada kualitas cat bahan. 3. Pengepakan packing Melaksanakan pengepakan bahan kemungkinan kita laksanakan sebab 2 hal, yakni Bahan yang telah selesai fabrikasi langsung kirim ke proyek. Jika hal ini memungkinkan akan lebih baik, sebab tidak perlu lokasi ekstra untuk tempat penyimpanan bahan workshop. Hanya yang kita perlukan armada/alat transportasi yang memadai untuk mengangkut bahan ke lokasi yang telah selesai fabrikasi tidak langsung kirim ke proyek. Hal ini perlu memperhatikan lokasi penyimpanan agar tidak mengakibatkan kerusakan pada bahan. Misalnya bahan tidak bersinggungan langsung dengan tanan, jadi tempatkan pada ruang tertutup dan terhindar dari panas atau hujan. Kesimpulan Berdasarkan tahap-tahap metode kerja fabrikasi baja tersebut, dapat kita simpulkan ada 4 orang yang memiliki peran penting menangani rangkaian proses fabrikasi hingga finishing, yaitu pengawas/engineering yang bertugas untuk Mengawasi proses Marking hingga ControllingMenangani proses Cutting hingga First CheckingMenangani proses PaintingQuality Control QC Selain itu ada 2 orang bagian logistik, yaitu yang menangani bagian penerimaan bahan dan yang menangani bagian pengiriman bahan yang sudah selesai selsai fabrikasi.